Menjaga mood tetap stabil sekaligus menerapkan gaya hidup sehat bukanlah hal yang instan. Keduanya perlu dibangun melalui kebiasaan harian yang sederhana, konsisten, dan realistis untuk dijalani. Tanpa disadari, aktivitas kecil yang dilakukan setiap hari sangat berpengaruh terhadap kesehatan mental dan fisik. Jika dilakukan secara rutin, kebiasaan positif ini mampu meningkatkan kualitas hidup secara menyeluruh.
Salah satu kebiasaan paling dasar namun sering diabaikan adalah mengatur pola tidur. Tidur yang cukup membantu tubuh memulihkan energi dan menyeimbangkan hormon yang berperan dalam mengatur suasana hati. Kurang tidur dapat menyebabkan emosi menjadi tidak stabil, mudah marah, dan sulit berkonsentrasi. Idealnya, tidur dilakukan selama tujuh hingga delapan jam setiap malam dengan jam tidur yang teratur.
Selain tidur, aktivitas fisik juga memiliki peran besar dalam menjaga mood. Olahraga tidak harus selalu berat. Jalan kaki selama 20–30 menit, bersepeda santai, atau melakukan peregangan ringan di pagi hari sudah cukup untuk membantu tubuh melepaskan hormon endorfin. Hormon ini dikenal sebagai “hormon bahagia” yang mampu mengurangi stres dan meningkatkan perasaan positif. Olahraga yang dilakukan secara rutin juga membantu menjaga berat badan dan kesehatan jantung.
Kebiasaan lain yang tak kalah penting adalah menjaga asupan makanan. Mengonsumsi makanan bergizi seimbang dengan memperbanyak sayur, buah, protein, dan air putih sangat berpengaruh terhadap energi dan kestabilan emosi. Terlalu sering mengonsumsi makanan tinggi gula dan lemak justru dapat memicu rasa lelah, gelisah, dan perubahan mood yang drastis. Membiasakan sarapan sehat juga dapat membantu tubuh lebih bertenaga sepanjang hari.
Di tengah kesibukan, meluangkan waktu untuk diri sendiri juga menjadi bagian penting dari gaya hidup sehat. Waktu ini bisa dimanfaatkan untuk melakukan kegiatan yang disukai, seperti membaca, menulis, mendengarkan musik, atau sekadar menikmati suasana tenang tanpa gangguan gawai. Kebiasaan ini membantu pikiran lebih rileks dan mengurangi tekanan mental akibat rutinitas yang padat.
Menjaga hubungan sosial yang baik juga berperan dalam menjaga kestabilan mood. Berinteraksi dengan keluarga, teman, atau lingkungan sekitar dapat memberikan dukungan emosional yang dibutuhkan. Sekadar berbagi cerita atau tertawa bersama dapat membantu mengurangi rasa cemas dan kesepian. Manusia pada dasarnya adalah makhluk sosial yang membutuhkan koneksi dengan orang lain.
Terakhir, membiasakan diri untuk bersyukur setiap hari dapat memberikan dampak besar bagi kesehatan mental. Menuliskan satu hingga tiga hal positif yang dialami setiap hari akan membantu pikiran lebih fokus pada hal-hal baik dalam hidup. Kebiasaan sederhana ini mampu menumbuhkan rasa puas, tenang, dan bahagia dari dalam diri.
Dengan menerapkan kebiasaan-kebiasaan harian tersebut secara konsisten, mood yang lebih stabil dan gaya hidup sehat bukan lagi sekadar harapan, melainkan dapat menjadi bagian nyata dari kehidupan sehari-hari. Tidak perlu perubahan besar, cukup mulai dari langkah kecil yang dilakukan dengan penuh kesadaran.





